Sering Dikunjungi

  • Mahasiswa Teknik Informatika Bingung Mau Kerja Apa? Simak 7 Pekerjaan Lulusan Teknik Informatika Dengan Gaji Paling Besar

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022
  • HIMATIF UNIMAL BERSAMA PERMIKOMNAS WILAYAH 1 AKAN MENGOPTIMAL ARTIFICIAL INTELIGENT (AI)

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022
  • MAHASISWA KKN PPM 114 UNIVERSITAS MALIKUSSALEH IKUT SERTA MENYUKSESKAN MAULID NABI DAN MEMBUAT WEB DESA ALUE AWE

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022

Tag

  • Migas
  • Kampus
  • Iptek
  • Sekolah
  • Publik

Follow Us

  • Kontak
  • Redaksi
  • Ketentuan dan Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang
Login | Daftar
  • Home
  • News
  • Edukasi
    • Iptek
    • Kampus
    • Publik
    • Sekolah
  • Sosok
  • Lintas Desa
  • Lainnya
    • Wisata
    • Lensa
    • Storia
    • Galeri
    • Opini
    • Home
    • Blog
    • Kreatif ! Dayah Darul Ulum Munawarah, Dulang 15 Juta Rupiah Perbulan Dari Sampah
    News

    Kreatif ! Dayah Darul Ulum Munawarah, Dulang 15...

    • zulsyarif
    • Jul 24, 2022
    • 0
    • 2 min read
    • Last Updated At : Oct 08, 2026

    LHOKSEUMAWE – Hanya dengan mengumpulkan dan mengolah sampah plastik Dayah (Pesantren_red) Darul Ulum Munawarah Lhok Mon Puteh Kecamatan Muara Dua  Lhokseumawe bisa menghasilkan 15 juta rupiah perbulan.

    “Setiap bulan kami bisa menghasilkan 2 hingga 3 ton sampah yang sudah di olah dan di jual  ke Medan” ungkap Muhammad Athaillah, S.Pd  kordinator unit usaha pengolahan sampah di dayah tersebut.  Minggu (2/2/22)

    Menurut Athailah, ide mengolah sampah ini berawal dari banyaknya sampah yang bertebaran di lingkungan dayah dan membuat lingkungan tidak nyaman. Jika di bakar menghasilkan polusi udara, sementara bila di tanam sampah plastik tak bisa di urai tanah.

    Untuk mengatasi masalah sampah di lingkungan dayah disediakan dua bak sampah, satu khusus untuk plastic atau sampah kering yang satunya lagi untuk sampah basah. Santri di wajibkan memilah dan membuang sampah pada tempat yang telah di sediakan.

    Sampah plastic yang terkumpul di jual mentah kepada para pengepul dengan harga yang sangat rendah dan tidak memberi dampak ekonomi yang berarti bagi dayah kecuali lingkungan dayah tampak lebih bersih dan nyaman, kondisi ini berlangsung cukup lama.

    Kemudahan akses informasi melalui internet mendorong pihak Dayah untuk meningkatkan nilai ekonomi sampah plastic, dengan cara mengolahnya, tenyata hanya dengan sedikit sentuhan teknologi, derajat sampah plastik mulai meningkat.

    Sampah plastic, di bersihkan dan di hancurkan bisa di jual dengan harga Rp. 7.000- Rp. 9.000, per kilogram.

    “Ada dua jenis sampah plastik yang bernilai ekonomis, Polypropylene warnanya hitam nilai jualnya  Rp. 7.000 per kilogram dan High Density warnya putih harganya Rp. 9.000,- per kilogram” terang Athaillah.

    Athaillah mengaku, usaha pengolahan sampah di Dayah Darul Ulum Munawarah semakin pesat, setelah di dukung Bank Indonesia Lhokseumawe dengan bantuan pencacah dan peralatan lainnya. Bahkan saat ini sampah di lingkungan dayah tak cukup lagi untuk memenuhi permintaan pasar.

    Untuk memenuhi kebutuhan, pihak dayah mulai membeli sampah dari pengepul yang ada di kota Lhokseumawe.

    Tahun lalu,  Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh Jeulikat ikut menyumbang 100 kg sampah untuk mendukung usaha pengolahan sampah di dayah tersebut.

    “Di Asrama kami memang wajibkan personil untuk mengumpulkan sampah secara terpisah dan disediakan tempat khusus untuk penampungan sampah plastic, hasilnya setiap tahun kita sumbangkan untuk pihak-pihak yang mengelola bank sampah termasuk yang di Dayah Darul ulum Munawarah” ujar Komandan Batalyon (Danyon) B Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh melaui Komandan Kompi (Danki) I,  AKP Muhammad Nafis Luthfy, SH, Minggu (2/1/22)   

    Athaillah menyarankan agar masyarakat di Kota Lhokseumawe juga mengikuti jejak Asrama Brimob  Jeulikat,  Batalyon B Pelopor Polda Aceh Kompi I, dalam hal mengumpukan sampah, memilah dan menyediakan tempat khusus.

    “Kami siap menampung dan membeli, jika memang masyarakat bersedia, lingkungan bersih uang masukpun ada” pesan Athaillah. [Nanda Al Bintang/25]

    • Tags :
    • Publik
    • bagikan :

    Berita Terkait

    • Umar Khalil
    • Tue 07, 2022

    Latih Pelaku Usaha UMKM, Dosen Unimal Lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat...

    • Umar Khalil
    • Tue 07, 2022

    PT. ADHI KARYA, Proyek Jaringan Gas Bumi di Kota Langsa...

    Masuk untuk berkomentar

    Buat Akun Baru? Forgot Password?

    Kategori

    • Opini 11
    • Galeri 1
    • Storia 38
    • Lensa 7
    • Wisata 5

    sering dikunjungi

    • Latih Pelaku Usaha UMKM, Dosen Unimal Lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kota Bireuen

      • Jul 26, 2022
    • Dibatalkan, Aturan Mudik Lokal di Aceh Wajib Punya Surat Hasil Antigen. Simak Ulasannya!

      • May 04, 2021
    • PT. ADHI KARYA, Proyek Jaringan Gas Bumi di Kota Langsa Telah Selesai Di Rampungkan

      • Jul 26, 2022

    Tag

    • Publik
    • Sekolah
    • Iptek
    • Kampus
    • Migas

    Mari Berlangganan

    Dapatkan Berita Terbaru dari Marjinal.id

    The Hidden Voice - Marjinal- Informasi, edukasi, aktivitas kaum Marjinal yang suaranya tak terdengar seputar desa, kampus, sekolah, cerita sejarah, budaya, wisata, sosok mereka yang berjasa pada komunitasnya, dan sisi kemanusian

    Berita Populer

    • Tak Lama Lagi, 6 Perusahaan Akan Eksplorasi Migas...

      • 08 Mar, 2019
    • Dibatalkan, Aturan Mudik Lokal di Aceh Wajib Punya...

      • 04 May, 2021

    Hubungi Kami

    • Jln. Mesjid No.41 Mon Geudong Kec. banda Sakti Kota Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
    • +6282276084843
    • help@marjinal.id

    Mari Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru dari kami

    © 2026 All right reserved by marjinal.id