Sering Dikunjungi

  • Mahasiswa Teknik Informatika Bingung Mau Kerja Apa? Simak 7 Pekerjaan Lulusan Teknik Informatika Dengan Gaji Paling Besar

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022
  • HIMATIF UNIMAL BERSAMA PERMIKOMNAS WILAYAH 1 AKAN MENGOPTIMAL ARTIFICIAL INTELIGENT (AI)

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022
  • MAHASISWA KKN PPM 114 UNIVERSITAS MALIKUSSALEH IKUT SERTA MENYUKSESKAN MAULID NABI DAN MEMBUAT WEB DESA ALUE AWE

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022

Tag

  • Migas
  • Kampus
  • Iptek
  • Sekolah
  • Publik

Follow Us

  • Kontak
  • Redaksi
  • Ketentuan dan Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang
Login | Daftar
  • Home
  • News
  • Edukasi
    • Iptek
    • Kampus
    • Publik
    • Sekolah
  • Sosok
  • Lintas Desa
  • Lainnya
    • Wisata
    • Lensa
    • Storia
    • Galeri
    • Opini
    • Home
    • Blog
    • Lima Hari Jelang Akhir Jabatan Bupati, Cek Mad Minta Maaf
    News

    Lima Hari Jelang Akhir Jabatan Bupati, Cek Mad...

    • zulsyarif
    • Jul 25, 2022
    • 0
    • 3 min read
    • Last Updated At : Apr 22, 2026

    Sekali lagi, di akhir masa jabatan saya, dengan segala kerendahan hati saya memohon maaf atas segala ketidaksempurnaan saya sebagai manusia,” 

    (Muhammad Thaib, Bupati Aceh Utara)

    ACEH UTARA -  Permohonan maaf itu di sampaikan Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib,  Jumat (8/7/22)  saat  ngopi dengan sejumlah kolega di sebuah warung kopi di Kota Lhokseumawe, lima hari jelang masa berakhir masa jabatannya sebagai Bupati. 

    Cek Mad, sapaan akrab Bupati Aceh Utara itu terlihat lebih segar dibanding hari-hari biasa.

    Sejak dilantik menjadi Bupati pada 12 Juli 2017 Cek Mad langsung dihadapkan dengan berbagai masalah, bukan hanya carut marut pembangunan, tapi juga berbagai persoalan sosial ekonomi masyarakat. 

    "Salah satu yang cukup membebani adalah tuntutan masyarakat agar segera memindahkan aktifitas perkantoran   dari Kota Lhokseumawe ke Ibukota Lhoksukon" kenang Cek Mad.

    Masalah ini  cukup menyita pikirannya karena karena tak mungkin pindah kantor ke Lhoksukon sementara  infrastruktur apapun belum ada.

    Namun tak berpangku tangan pihaknya berupaya melakukan kordinasi dan musyawarah dengan  jajaran terkait paling tidak Kantor Bupati dan DPRK harus segera berkantor di ibukota, sementara perangkat dinas lainnya bisa segera menyusul. 

    “Alhamdulillah Kantor Bupati dan DPRK beroperasi di Landing, Lhoksukon, pada awal 2021, banyak dinas sekarang juga telah berkantor di sana,” tutur Cek Mad.

    Fauzi Yusuf,  wakil Bupati Aceh Utara 2017-2022 - Foto:dok.AUT

    Dalam obrolan santai itu Cek Mad menuturkan beberapa capaian selama menjabat Bupati bersama wakilnya Fauzi Yusuf dalam lima tahun terakhir di antaranya, pembangunan waduk Krueng Keureutoe di Gampong Blang Pante Kecamatan Payabakong yang hampir rampung.

    Waduk ini  diharapkan dapat mereduksi banjir kawasan Ibukota Lhoksukon dan beberapa kecamatan lainnya di wilayah tengah Aceh Utara, juga menjadi penyuplai air irigasi untuk 9.420 hektar sawah, pembangkit listrik, serta wisata bahari.

    Capaian lainnya yang disebut Cek Mad adalah melakukan rehabilitasi bendungan Krueng Pase yang hancur pada 2008, kini sedang dalam penyelesaian, bendungan ini  menjadi sumber ilair bagi 8.922 hektar sawah di sembilan kecamatan.

    Selain itu, Cek Mad juga melakukan reformasi birokrasi melalui perampingan beberapa dinas dan badan, tentunya semua ini belum maksimal karena semua sedang berproses menuju kepada tatakelola pemerintahan yang lebih baik.

    “Saya sangat menyadari bahwa dalam menjalankan amanah rakyat tersebut masih banyak terdapat kekurangan dan pekerjaan yang belum bisa saya tunaikan sepenuhnya namun banyak hal juga yang sudah saya lakukan sebagai kepala pemerintahan di Kabupaten Aceh Utara, kami terus berbenah dari hulu ke hilir di tengah kompleksitas permasalahan.” ungkap Cek Mad.

    Saat sedang berbenah, di luar dugaan, pandemi  Covid-19 muncul sehingga terjadi pembatasan-pembatasan yang berimbas pula terhadap refocusing anggaran akibatnya beberapa proyek strategis daerah menjadi tertunda.

    "Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu, baik tokoh formal maupun tokoh informal yang telah berkontribusi terhadap kemajuan Aceh Utara, kepada Abu-Abu Pimpinan Dayah, Teungku, Waled dan seluruh Ulama yang selama ini terus mengawal saya dalam memimpin Aceh Utara agar tidak melenceng dari koridor yang telah ditetapkan Undang-Undang, saya tidak mampu mengkonversi rasa terimakasih atas dukungan dan support-nya selama ini, semoga Allah SWT membalasnya dengan kebaikan dan rahmatNya kepada para ulama kita,” ungkap Cek Mad.

    Ucapan terimakasih juga disampaikannya kepada jajaran birokrasi yang telah membantu tugas – tugasnya selama memimpin Aceh Utara,  juga kepada pejabat jajaran Forkopimda yang telah bekerjasama dengan baik serta membantu meringankan tugas-tugas Bupati.

    “Tidak lupa juga saya ucapkan terimakasih kepada insan pers yang selama ini mengawal dan mengkritisi saya agar saya tetap konsisten menjalankan visi misi saya sebagai Bupati Aceh Utara, terimakasih saya juga kepada adik-adik mahasiswa, aktivis LSM dan Ormas, yang secara elegan dalam memberi masukan dan kritikan agar saya tetap patuh dan tunduk pada Undang-Undang.” lanjut Cek Mad.

    Di akhir pertemuan itu Cek Mad mengajak semuanya berdoa agar Aceh Utara bisa bangkit kembali, berjaya seperti masa Petrodolar dengan hasil migas yang dimilikinya. [red.25]

    • bagikan :

    Berita Terkait

    • Umar Khalil
    • Tue 07, 2022

    Latih Pelaku Usaha UMKM, Dosen Unimal Lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat...

    • Umar Khalil
    • Tue 07, 2022

    PT. ADHI KARYA, Proyek Jaringan Gas Bumi di Kota Langsa...

    Masuk untuk berkomentar

    Buat Akun Baru? Forgot Password?

    Kategori

    • Opini 11
    • Galeri 1
    • Storia 38
    • Lensa 7
    • Wisata 5

    sering dikunjungi

    • Latih Pelaku Usaha UMKM, Dosen Unimal Lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kota Bireuen

      • Jul 26, 2022
    • Dibatalkan, Aturan Mudik Lokal di Aceh Wajib Punya Surat Hasil Antigen. Simak Ulasannya!

      • May 04, 2021
    • PT. ADHI KARYA, Proyek Jaringan Gas Bumi di Kota Langsa Telah Selesai Di Rampungkan

      • Jul 26, 2022

    Tag

    • Publik
    • Sekolah
    • Iptek
    • Kampus
    • Migas

    Mari Berlangganan

    Dapatkan Berita Terbaru dari Marjinal.id

    The Hidden Voice - Marjinal- Informasi, edukasi, aktivitas kaum Marjinal yang suaranya tak terdengar seputar desa, kampus, sekolah, cerita sejarah, budaya, wisata, sosok mereka yang berjasa pada komunitasnya, dan sisi kemanusian

    Berita Populer

    • Tak Lama Lagi, 6 Perusahaan Akan Eksplorasi Migas...

      • 08 Mar, 2019
    • Dibatalkan, Aturan Mudik Lokal di Aceh Wajib Punya...

      • 04 May, 2021

    Hubungi Kami

    • Jln. Mesjid No.41 Mon Geudong Kec. banda Sakti Kota Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
    • +6282276084843
    • help@marjinal.id

    Mari Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru dari kami

    © 2026 All right reserved by marjinal.id