Sering Dikunjungi

  • Mahasiswa Teknik Informatika Bingung Mau Kerja Apa? Simak 7 Pekerjaan Lulusan Teknik Informatika Dengan Gaji Paling Besar

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022
  • HIMATIF UNIMAL BERSAMA PERMIKOMNAS WILAYAH 1 AKAN MENGOPTIMAL ARTIFICIAL INTELIGENT (AI)

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022
  • MAHASISWA KKN PPM 114 UNIVERSITAS MALIKUSSALEH IKUT SERTA MENYUKSESKAN MAULID NABI DAN MEMBUAT WEB DESA ALUE AWE

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022

Tag

  • Migas
  • Kampus
  • Iptek
  • Sekolah
  • Publik

Follow Us

  • Kontak
  • Redaksi
  • Ketentuan dan Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang
Login | Daftar
  • Home
  • News
  • Edukasi
    • Iptek
    • Kampus
    • Publik
    • Sekolah
  • Sosok
  • Lintas Desa
  • Lainnya
    • Wisata
    • Lensa
    • Storia
    • Galeri
    • Opini
    • Home
    • Blog
    • Mahasiswa KKN 299 Unimal Membuat Biopori Kompos Sebagai Alternatif Limbah Rumah Tangga Desa Air Joman
    Edukasi

    Mahasiswa KKN 299 Unimal Membuat Biopori Kompos Sebagai...

    • Umar Khalil
    • Jul 26, 2022
    • 0
    • 2 min read
    • Last Updated At : Apr 12, 2026

    Asahan | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Balik Kampung Universitas Malikussaleh (KKN – BK Unimal) Kelompok 299 melakukan pembuatan biopori kompos dengan memanfaatkan sampah/limbah rumah tangga di Dusun IV Desa Air Joman, Kec. Air Joman, Kab. Asahan, Prov. Sumatera Utara, Selasa (17/11/2020).


    Melihat keadaan saat ini, pengolahan sampah baik sampah organik maupun anorganik merupakan salah satu masalah yang tidak asing lagi di tengah masyarakat. Banyak dari sebagian masyarakat kurang peduli terhadap keadaan serta kelestarian di lingkungan sekitar. Kondisi yang seperti ini dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan seperti, banjir.


    Mahasiswa yang mengambil skema Kuliah Kerja Nyata Balik Kampung (KKN-BK) Kelompok 299 ini beranggotakan 4 (empat) orang mahasiswa yaitu Andri Fadillah sebagai ketua kelompok dari Jurusan Teknik Industri, Nurul Aprilia Z. Simangunsong dan Rani Nurmaleli dari Jurusan Agroekoteknologi dan Intan Ayu Nita Dalimunthe dari Jurusan Agribisnis menerapkan suatu metode sederhana untuk kelestarian lingkungan masyarakat yaitu dengan membuat lubang biopori kompos. Lubang biopori kompos ini sebagai metode alternatif untuk meresapkan air hujan dan mengolah sampah organik, sampah yang dimasukkan seperti sisa sayuran dan buah-buahan dimasukkan kedalam lubang untuk dijadikan sebagai pupuk kompos, kemudian sampah-sampah organik yang ada di dalam biopori akan terurai dengan bantuan aktifitas organisme biota tanah, seperti cacing tanah, rayap dan fauna tanah lainnya yang dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman sayur dan buah-buahan. Lokasi kegiatan ini dilakukan di lahan pertanian Dusun IV Desa Air Joman, Kec. Air Joman, Kab. Asahan, Prov. Sumatera Utara.  


    Andri Fadillah selaku ketua kelompok 299 KKN-BK UNIMAL mengatakan “Bahan pembuatan pupuk kompos, dapat memanfatkan sayuran sisa rumah tangga, daun-daunan, rumput, buah-buahan yang sudah busuk, nasi, dan bahan lain yang bersifat organik. Bahan-bahan tersebut sangat mudah didapatkan. Hal itulah yang mendasari kami membuat suatu alternatif untuk pemecahan masalah terhadap lingkungan sekitar yaitu dengan memanfaatkan limbah rumah tangga tersebut dengan menjadikannya sebagai kompos yang menggunakan teknologi sederhana dan cara pembuatannya lebih mudah dibuat karena memanfaatkan dari bahan yang mudah di dapat” ujar Andri.


    Dalam pembuatan biopori kompos ini, salah satu petani Desa Air Joman yaitu Bapak Saiful ikut membantu mahasiswa KKN-BK UNIMAL membuat lubang bipori dengan menggunakan bor tanah pada kedalaman kurang dari setengah meter. Beliau juga mengatakan “metode ini tidak ribet dan mudah untuk di aplikasikan, sehingga masyarakat tidak keberatan untuk menerapkannya” ujar Pak Saiful.


    Sementara itu Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) kelompok 299 Nazima, S.P., M.Si mengatakan bahwa pembuatan biopori kompos bisa dibuat di mana saja, bahkan dapat di buat di halaman rumah sekalipun di tempat yang tanahnya tertutup dengan semen. Beliau juga berharap setiap masyarakat Desa Air Joman dapat menerapkan biopori kompos sendiri dengan sederhana.

    • Tags :
    • Kampus
    • KKN-Unimal
    • KKN-BK
    • bagikan :

    Berita Terkait

    • Umar Khalil
    • Tue 07, 2022

    Mahasiswa Teknik Informatika Bingung Mau Kerja Apa? Simak 7 Pekerjaan...

    • Umar Khalil
    • Tue 07, 2022

    HIMATIF UNIMAL BERSAMA PERMIKOMNAS WILAYAH 1 AKAN MENGOPTIMAL ARTIFICIAL INTELIGENT...

    Masuk untuk berkomentar

    Buat Akun Baru? Forgot Password?

    Kategori

    • Opini 11
    • Galeri 1
    • Storia 38
    • Lensa 7
    • Wisata 5

    sering dikunjungi

    • Latih Pelaku Usaha UMKM, Dosen Unimal Lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kota Bireuen

      • Jul 26, 2022
    • Dibatalkan, Aturan Mudik Lokal di Aceh Wajib Punya Surat Hasil Antigen. Simak Ulasannya!

      • May 04, 2021
    • PT. ADHI KARYA, Proyek Jaringan Gas Bumi di Kota Langsa Telah Selesai Di Rampungkan

      • Jul 26, 2022

    Tag

    • Publik
    • Sekolah
    • Iptek
    • Kampus
    • Migas

    Mari Berlangganan

    Dapatkan Berita Terbaru dari Marjinal.id

    The Hidden Voice - Marjinal- Informasi, edukasi, aktivitas kaum Marjinal yang suaranya tak terdengar seputar desa, kampus, sekolah, cerita sejarah, budaya, wisata, sosok mereka yang berjasa pada komunitasnya, dan sisi kemanusian

    Berita Populer

    • Tak Lama Lagi, 6 Perusahaan Akan Eksplorasi Migas...

      • 08 Mar, 2019
    • Dibatalkan, Aturan Mudik Lokal di Aceh Wajib Punya...

      • 04 May, 2021

    Hubungi Kami

    • Jln. Mesjid No.41 Mon Geudong Kec. banda Sakti Kota Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
    • +6282276084843
    • help@marjinal.id

    Mari Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru dari kami

    © 2026 All right reserved by marjinal.id