Sering Dikunjungi

  • Mahasiswa Teknik Informatika Bingung Mau Kerja Apa? Simak 7 Pekerjaan Lulusan Teknik Informatika Dengan Gaji Paling Besar

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022
  • HIMATIF UNIMAL BERSAMA PERMIKOMNAS WILAYAH 1 AKAN MENGOPTIMAL ARTIFICIAL INTELIGENT (AI)

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022
  • MAHASISWA KKN PPM 114 UNIVERSITAS MALIKUSSALEH IKUT SERTA MENYUKSESKAN MAULID NABI DAN MEMBUAT WEB DESA ALUE AWE

    • Umar Khalil
    • 26 Jul, 2022

Tag

  • Migas
  • Kampus
  • Iptek
  • Sekolah
  • Publik

Follow Us

  • Kontak
  • Redaksi
  • Ketentuan dan Layanan
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Tentang
Login | Daftar
  • Home
  • News
  • Edukasi
    • Iptek
    • Kampus
    • Publik
    • Sekolah
  • Sosok
  • Lintas Desa
  • Lainnya
    • Wisata
    • Lensa
    • Storia
    • Galeri
    • Opini
    • Home
    • Blog
    • Tujuh Bulan Bergelut Dengan Lele, Baru Paham itu Bukan Bioflok !
    Edukasi

    Tujuh Bulan Bergelut Dengan Lele, Baru Paham itu...

    • zulsyarif
    • Nov 18, 2021
    • 0
    • 2 min read
    • Last Updated At : Apr 22, 2026

    LHOKSEUMAWE –  Para pemuda yang tergabung dalam Kelompok Pemuda Gampong Mon Geudong Bersih Narkoba (PGM Bersinar) mendapat edukasi tentang Teknik Budidaya Lele sistem bioflok  dari Universitas Malikusssale (Unimal)  Kamis (18/11).

    “Sistem Bioflok bisa menjadi solusi terhadap masalah yang dihadapi kelompok PGM Bersinar selama ini” ungkap Salamah, M.Si., dosen Akuakultur Fakultas Pertanian Unimal yang menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut.

    Perlu diketahui sejak tujuh bulan terakhir para pemuda yang tergabung dalam kelompok PGM Bersinar mulai mendalami usaha budidaya kolam terpal di dusun Meurah Mulia dan Kuta Gelumpang Mon Geudong Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe yang didukung oleh Bank Indonesia bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).

    Anggota yang tergabung dalam PGM Bersinar sangat minim pengetahuan dan ketrampilan bagaimana budidaya Lele yang baik dan menguntungkan. Sehingga tujuh bulan, berusaha tidak memberikan hasil yang memuaskan.

    “Kami kewalahan dengan pakan, harganya mahal dan tidak seimbang dengan modal yang dikeluarkan, kita memang panen namun hasilnya tidak sesuai dengan usaha yang kami lakukan” ungkap Husni, salah satu anggota yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.

    Salamah menjelaskan, teknik budidaya yang dilakukan oleh PGM Bersinar selama ini masih bersifat tradisional yang mengandalkan pelet atau pakan lainnya untuk pembesaran. Hal ini tidak salah namun dinilai kurang efisien, karena sangat bergantung pada pakan, biayanya lebih mahal dan banyak tenaga yang terkuras karena perlu pergantian air secara terus menerus yang berdampak pada meningkatnya biaya listrik dan sebagainya.

    Dengan sistem bioflok terang Salamah, kita bisa menghemat pakan hingga 50 persen karena pakan sisa dan buangan kotoran lele bisa diproses lagi menjadi makanan lele dengan kadar proteinnya bisa mencapai 35%. Selain hemat biaya juga bisa hemat tenaga karena tidak perlu ganti air setiap waktu.

    Apa yang disampaiakan Salamah tidak hanya teori belaka namun merupakan pengalaman uji coba berulang-ulang dalam penelitian desertasinya saat studi pasca sarjana, sehingga sangat meyakinkan dan bisa di praktekkan dengan mudah.

    Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan kantor Keuchik Gampong Mon Geudong tersebut merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat Universitas Malikussaleh.

    “Kita berharap dengan edukasi ini, akan menambah pengetahuan dan ketrampilan para pemuda gampong Mon Geudong tentang bagaimana teknik budidaya lele sehingga menjadi peluang yang menjanjikan untuk memperoleh pendapatan secara halal di masa depan” Sebut Risna Dewi, ketua tim pengabdian Unimal untuk edukasi bioflok,  saat memfasilitasi kegiatan ini.

    Ketua PGM Bersinar Firdaus merasa kegiatan ini sangat bermanfaat karena selama ini dirinya berserta anggota sama sekali belum paham apa itu sistem bioflok, bahkan berfikir yang mereka jalani selama ini adalah ssitem bioflok

    “Terima kasih, untuk Unimal yang sedia mengedukasi kami, Alhamdulillah banyak sekali pencerahan dan ini akan menjadi modal untuk kami menyusun rencana kedepan” pungkas Firdaus

    • Tags :
    • Kampus
    • bagikan :

    Berita Terkait

    • Umar Khalil
    • Tue 07, 2022

    Mahasiswa Teknik Informatika Bingung Mau Kerja Apa? Simak 7 Pekerjaan...

    • Umar Khalil
    • Tue 07, 2022

    HIMATIF UNIMAL BERSAMA PERMIKOMNAS WILAYAH 1 AKAN MENGOPTIMAL ARTIFICIAL INTELIGENT...

    Masuk untuk berkomentar

    Buat Akun Baru? Forgot Password?

    Kategori

    • Opini 11
    • Galeri 1
    • Storia 38
    • Lensa 7
    • Wisata 5

    sering dikunjungi

    • Latih Pelaku Usaha UMKM, Dosen Unimal Lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kota Bireuen

      • Jul 26, 2022
    • Dibatalkan, Aturan Mudik Lokal di Aceh Wajib Punya Surat Hasil Antigen. Simak Ulasannya!

      • May 04, 2021
    • PT. ADHI KARYA, Proyek Jaringan Gas Bumi di Kota Langsa Telah Selesai Di Rampungkan

      • Jul 26, 2022

    Tag

    • Publik
    • Sekolah
    • Iptek
    • Kampus
    • Migas

    Mari Berlangganan

    Dapatkan Berita Terbaru dari Marjinal.id

    The Hidden Voice - Marjinal- Informasi, edukasi, aktivitas kaum Marjinal yang suaranya tak terdengar seputar desa, kampus, sekolah, cerita sejarah, budaya, wisata, sosok mereka yang berjasa pada komunitasnya, dan sisi kemanusian

    Berita Populer

    • Tak Lama Lagi, 6 Perusahaan Akan Eksplorasi Migas...

      • 08 Mar, 2019
    • Dibatalkan, Aturan Mudik Lokal di Aceh Wajib Punya...

      • 04 May, 2021

    Hubungi Kami

    • Jln. Mesjid No.41 Mon Geudong Kec. banda Sakti Kota Lhokseumawe, Aceh, Indonesia
    • +6282276084843
    • help@marjinal.id

    Mari Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru dari kami

    © 2026 All right reserved by marjinal.id